Perlu diketahui pula, ada dua jenis bebek dalam usaha budidaya bebek pedaging, yakni jenis bebek peking dan hibrida. Keduanya memiliki tektur daging yang lembut serta terasa lebih gurih. Tak heran jika daging bebek ini laris di pasaran. Kelebihan Budidaya Ternak Bebek Pedaging. Tahapan lebih mudah dibandingkan budidaya ternak bebek petelur.
Bebek Hibrida memiliki beberapa keunggulan seperti: Pemberian Pakan sesuai dengan Usia Beberapa Jenis Pakan Untuk Menunjang Produktifitas Bebek A. Bahan Pakan Sumber Energi 1. Gabah 2. Jagung Kuning 3. Dedak 4. Onggok 5. Bekatul 6. Tepung Gaplek 2. Bahan Pakan Sebagai Sumber Protein 1. Bungkil Kelapa 2. Bungkil Kedelai 3. Tepung Daun Lamtoro 4.
Bebek peking dan bebek hibrida ini memiliki masa panen yang sangat cepat sekitar 45 hari panen dengan bobot mulai dari 1 - 1,5 kg per ekor. Tentu untuk mencapai bobot yang tinggi tersebut bebek harus dipelihara dengan langkah - langkah yang tepat. Cara Cepat Ternak Bebek Pedaging 45 Hari Panen | cover Daftar Isi Pemeliharaan Bebek Pedaging 1.
Bebek Hibrida Bebek Hibrida ialah hasil persilangan Peking jantan dengan betina Mojosari. Bebek ini termasuk jenis dual purpose, karena mereka bisa dijadikan sebagai bebek pedaging dan petelur. Bebek hibrida dapat bobot 1,2 - 1,5 Kg dalam waktu 45 hari. Apabila tidak dipanen dagingnya, Bebek ini bisa dipelihara sebagai mesin pencetak telur.
Dalam perawatannya, cara ternak bebek pedaging hibrida dengan bebek peking sama. Masa panen yang hanya membutuhkan waktu 40 hingga 45 hari juga cocok untuk peternak pemula. Saat ini ada beberapa bebek pedaging yang cocok untuk dikonsumsi, diantaranya bebek peking dan bebek hibrida.
Yang termasuk jenis bebek pedaging yang cukup terkenal di Indonesia yaitu bebek peking dan bebek hibrida. Untuk beternak bebek pedaging agar cepat besar sebenarnya bukanlah hal yang sulit, asalkan mempunyai sifat ulet dan tekun dalam merawatnya.
.
cara ternak bebek pedaging hibrida